Ku Terpenjara…

Kelopak mata penuh oleh airmata

Perlahan mengalir

Bersama derasnya hujan


Ketika hati tertindas

Semakin teriris.

Petir menggelegar yang menyerta


Gemuruh gejolak di dada

Berdebar-debar

Dengar nyanyian burung-burung di cakrawala cinta

Tulang rusukpun hancur luluh

Oleh tumbuhnya hal-hal yang tersembunyi

Terpenjara tanpa kesalahan

Dalam kurungan waktu

Dan kebebasan

Hanya dalam permohonan

Solo,19 Okt 08

Iklan

Satu Tanggapan to “Ku Terpenjara…”

  1. goenoeng Says:

    begitulah kita
    yang kadang hanya merasa
    terpenjara dalam waktu
    saat rasa telah kelu, beku
    permohonan itu
    seperti manik embun penghibur kalbu
    🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: