SATU PINTAKU

Tuhan…
Aku bukan siapa – siapa ketika ungkapkan ini semua
Mengapa ‘ada’ kan dia begitu rupa
Dari semua keindahan yang tercipta dia yang sempurna

Tuhan…..
Aku bukan siapa – siapa ketika harus angkara
Mengapa belenggukan dia di sana
Biarkan dalam tirani jiwa Baca entri selengkapnya »

Iklan

NYATA… PADA AKHIRNYA

Tik…tik…tik…..
Iramanya kelam iringi malam
Terhempas angan di kejauhan
Berpeluk sejuta harap hangat melekat

Kenang mimpi – mimpi selimuti hati
Hanyut dalam tanya
Yakinkan diri hingga berkaca
Erat dalam cengkeram
Harap dunia tergenggam
Pun bulan hadir di pangkuan Baca entri selengkapnya »

Selamat Datang..

Detak detik jam yang berlalu melaju tanpa ragu
Berpacu tuk segera tinggalkan masa itu
Masa yang sebentar lagi akan jadi masa lalu


Masa lalu….?


Irama tak beraturan penuhi rongga dadaku
Pacu jantungku jelang hari baru yang akan datang
Bayang ketakutan cerita yang tlah lalu coba kacaukan pikirku Baca entri selengkapnya »

KU INGIN….

Ku ingin kau tahu
Rasa itu.. bukan tuk sulitkanmu
Ku ingin kau tahu
Rasa itu.. bukan tuk jeratmu
Ku ingin kau tahu
Rasa itu.. bukan tuk sakitimu
Ku ingin kau tahu
Rasa itu ..bukan khianat Baca entri selengkapnya »

SAAT KAU DATANG….

Aaacch kenangan itu begitu menggugah
Sekilas senyuman di ujung bibir tipismu seakan mengiyakan
Atas pengembaraan pikIran kita di masa kecil dulu

Ketika musim tebu tiba
Saat sengat surya membakar bumi, panas teriknya tak kita rasa
Berlari tanpa alas kaki, bermandi peluh di seluruh tubuh
Saling tarik berebut tebu yang di angkut lori hitam yang lewat di depan rumah sang Embah
Dengan pisau kecil terselip di balik baju lusuhmu
Secepat kilat kau kupas tebu yang teeermanis untukku
Sesaat kesegaran hilangkan haus dahagaku
Dan sorot matamu…. membenarkan rangkaian cerita kita masa itu

Perlahan tapi pasti tangan-tangan kecilmu merangkai batang bunga tebu,
Menjadi kereta kencana yang kuinginkan
Meski lambat berulang kali harus dicermati
Sempurna sudah kereta kencana yang kuminta
Pastikan keretaku adalah kereta terbaik dari kereta-kereta yang lain
Dan helaan nafasmu yang memanjang…. akui sepenggal kisah saat itu

Betapa kerinduan ini semakin sesakkan dadaku
Atas sejumput cerita kita dulu
Meski dalam kesederhanaan, terasa begitu berharga
Keindahannya amat berkesan
Eksotisnya begitu mempesona
Saat sekarang…. kita terpisah oleh jarak
Saat sekarang ….kita punya kehidupan masing-masing
Saat sekarang ….kita tuliskan cerita yang lain di buku bergaris yang sudah kecoklatan
Lemah anggukkan kepalamu ….amieni kebenaran atas semuanya

Saat kau datang…….
Ku ingin lebih banyak kisah kau torehkan
Saat kau tiba……..
Ku ingin lebih banyak cerita kau hadirkan
Saat kau ada…….
Ku ingin mimpi-mimpi kita kan jadi nyata

Sayang…lidahmu kelu
Dalam kebisuan….
Dalam kebekuan….
Semua hanya bisa kita rasakan jauuuh di lubuk hati yang terdalam
Semua menjadi tak terkatakan
Hanya mata yang beradu pandang sanggup bercerita banyak tentang semua asa yang tertunda
Tentang rindu yang tak tersampaikan
Tentang cinta yang tak kita nyatakan
Tentang tangis yang tertahan
Tentang semua yang tersembunyi di dalam hati
Rahasia hati paling suci
Menjadi sebuah keabadian….

HARAPKU KETIKA KAU DATANG

Malamku tak bisa tenang
Peraduanku tak lagi nyaman
Detak detik jam dinding seakan melambat
Pun ketika mata yang terjaga enggan katupkan kelopaknya

Hati terburu menunggu waktu
Berharap fajar segera rekahkan senyuman
Usah hirau kokok sang ayam jantan
Pintaku embunpun usah menyeruak di dedaunan
Saat itulah kasihku datang

Beratus hari kunanti
Menjadi saat yang mendebarkan
Saat ketika kau datang

Senyum samarmu jernihkan pekatnya hatiku
Lembut kecupmu di keningku
Larutkan rasa yang lama mengendap
Hangat erat pelukmu
Tumpahkan bulir-bulir kerinduanku

Harapku ketika kau datang……
Tuntaskan segala rasa yang tertunda

NYATAKU…

Ketika semakin jauh ku berjalan
Tersentak ku dalam lamunan

Pada rindu yang membungkus kalbu
Pada hasrat yang kian menggebu
Semakin tak terkendali

Berpacu saling melampaui
Ku tertunduk lesu
Kaki tak lagi berpijak

Pada nyata di depan mata
Cintaku tak bermuara